cPanel Web hosting murah Indonesia mulai Rp.20000 per tahun

2016

Solusi Nginx Error 400 Bad Request - Request Header Or Cookie Too Large

Solusi Nginx Error 400 Bad Request – Request Header Or Cookie Too Large

Artikel ini bertujuan untuk memberikan solusi nginx error 400 Bad Request pada web page yang sering ditanyakan oleh client yang menyewa dedicated server atau vps pada kami.

Solusi Nginx Error 400 Bad Request - Request Header Or Cookie Too Large

Pengertian Error 400 Bad Request – Request Header or Cookie Too Large

Beberapa menyangka bahwa Error 400 Bad Request – Request Header Or Cookie Too Large adalah berasal dari browser yang digunakan, tapi sebenarnya ini bukanlah bentuk sebuah error message atau kegagalan pada server side atau client side, tapi karena adanya pembatasan client header buffer pada configurasi nginx.conf.

Error 400 bad request ini biasa terjadi jika kamu baru saya selesai melakukan setup nginx menggunakan configurasi default / bawaan dari nginx.

Nginx Error 400 Bad Request

Jika anda menggunakan layanan VPS atau Dedicated Server, anda dapat mengatur sendiri nilai client header buffers pada server yang anda kelola. Perubahan setting ini tidak dapat dilakukan pada shared hosting.

Untuk pelanggan yang menyewa layanan shared hosting, sebaiknya kamu persiapkan untuk upgrade paket hosting atau upgrade ke layanan VPS, supaya penggunaan resource server lebih maximal untuk website penting kamu.

Masalah Nginx Error 400 Bad Request biasanya hanya terjadi sesekali pada saat anda menjalankan script tertentu, tapi jika sering terjadi maka sudah saatnya anda menaikkan limit header buffers pada nginx.conf supaya masalah ini tidak terjadi lagi kedepan.

Cara Memperbaiki Server yang Error 400 Bad Request

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menaikkan limit client buffer pada configurasi nginx. Cara menaikkan limit large_client_header_buffers di nginx.conf supaya Nginx Error 400 Bad Request hilang pada saat anda menjalankan script website.
root@epadi99 [~]# nano /etc/nginx/nginx.conf

Cari baris:

server {
...
large_client_header_buffers 4 16k;
...
}

Ganti angka 4 menjadi lebih besar, misal 8, 16, 32, dst. Misalnya:

server {
...
large_client_header_buffers 8 16k;
...
}

Exit editor dan simpan perubahan.

Restart nginx web server:
root@epadi99 [~]# service nginx restart

Jika pesan 400 bad request header or cookie too large masih muncul pada website kamu, cobalah naikkan lagi nilai large_client_header_buffers 4 hingga pesan error tersebut hilang.

 

Namun perlu diingat bahwa menaikkan nilai large_client_header_buffers akan menurunkan kinerja vps kamu, jadi jika memang sudah mentok dan error 400 bad request masih juga muncul, bearti sudah saatnya kamu upgrade server dengan spesifikasi yang lebih tinggi.

 

Jika sudah mendapatkan nilai yang tepat untuk menjalankan script anda, maka sekarang nginx error 400 bad request – request header cookie too large tidak muncul lagi pada browser anda.

Kamu dapat melihat logs nginx dengan perintah:

root@epadi99 [~]# tail -f /var/log/nginx

Selamat mencoba!

Cara Setup ownCloud di Server CentOS, RedHat, Scientific Linux

Cara Setup ownCloud Server CentOS, RedHat, Scientific Linux termudah

Cara Setup ownCloud Server CentOS pada dasarnya sangat mudah, namun menjadi rumit jika Anda baru pertama kali mencobanya, untuk itu artikel ini menjelaskan secara lengkap bagaimana cara setup owncloud di server CentOS Linux.

Pengertian OwnCloud

OwnCloud adalah aplikasi Open Source gratis dapat digunakan sebagai media penyimpanan data online.

OwnCloud biasanya digunakan untuk berbagi file online, Calender, Contact, Bookmark sharing, dan berbagi data Audio/Video pribadi.

OwnCloud adalah aplikasi cloud yang paling banyak digunakan karena kemudahan dalam menginstall dan mengelolanya.

Dalam tutorial cara setup owncloud server CentOS Linux ini saya menggunakan VPS server dengan operating system CentOS 6.5 minimal, rincian spesifikasi server yang saya gunakan sebagai berikut:
VPS Plan : VPS Paket CUNDA (klik VPS Murah Indonesia untuk rincian paket VPS yg tersedia)
Operating system: CentOS 6.5 64bit
IP Address: 192.168.1.101/24

Langkah-langkah sederhana cara setup owncloud server CentOS

Update kernel server:
# yum update -y

Install PHP extensions pendukung untuk OwnCloud dibawah ini:
# yum install php-mysql php-json php-xml php-mbstring php-zip php-gd curl php-curl php-pdo

Setting database untuk ownCloud

Saya asumsikan Anda sudah menginstall MySQL pada server CentOS yang akan Anda gunakan.

Buat sebuah database bernama ‘ownclouddb’ dan database user ‘ownclouduser’ dengan passwd ‘epadi’.
# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MariaDB monitor. Commands end with ; or \g.
Your MariaDB connection id is 66
Server version: 5.5.34-MariaDB MariaDB Server

Copyright (c) 2000, 2013, Oracle, Monty Program Ab and others.

Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the current input statement.

MariaDB [(none)]> CREATE DATABASE ownclouddb;
Query OK, 1 row affected (0.04 sec)

MariaDB [(none)]> GRANT ALL ON ownclouddb.* TO ownclouduser@localhost IDENTIFIED BY ‘epadi’;
Query OK, 0 rows affected (0.01 sec)

MariaDB [(none)]> flush privileges;
Query OK, 0 rows affected (0.01 sec)

MariaDB [(none)]> exit
Bye

Download OwnCloud

Saya asumsikan bahwa server sudah terinstall Apache Web Server.

Download installer OwnCloud

# wget http://download.owncloud.org/community/owncloud-6.0.0a.tar.bz2

Download ownCloud installer sesuai dengan operating system yang Anda gunakan, versi ownCloud lainnya dapat Anda lihat di repositories ownCloud

Extract paket tar menggunakan command

# tar xvf owncloud-6.0.0a.tar.bz2

Pindahkan folder hasil extract ke root folder Apache (misal. /var/www/html/)

# mv owncloud/ /var/www/html/

Ganti ownership dan permissions folder sebagai berikut:

# chown -R apache:apache /var/www/html/owncloud/
# chmod 777 /var/www/html/owncloud/config/

Aktifkan apache rewrite mode. Edit file “/etc/httpd/conf/httpd.conf”,

# nano /etc/httpd/conf/httpd.conf
Cari baris dibawah ini:
[...]
AllowOverride None
[...]

Ganti baris diatas menjadi:
[...]
AllowOverride All
[...]

Restart apache dan mysql services.

# service mysql restart
# service httpd restart

Sampai disini, configurasi server dan pre-installer OwnCloud sudah siap untuk di install.

Mulai Install OwnCloud

Buka http://ip-address/owncloud atau http://nama-domain/owncloud menggunakan web browser favorit Anda, kemudian lanjutkan proses installasi Owncloud sesuai kebutuhan Anda.

Cara Setup ownCloud Server CentOS, RedHat, Scientific Linux termudah
Tampilan Halaman Login ownCloud X

Jika cara install OwnCloud telah berhasil, Anda akan melihat tampilan halaman Login page OwnCloud sebagai berikut:

Demikian tutorial cara setup owncloud di server CentOS, untuk server linux distro lainnya pada dasarnya sama hanya sedikit perbedaan pada perintah untuk installasi extension saja.

ORDER VPS UNTUK ownCloud!

Mulai setup server ownCloud kamu, sewa VPS disini.

Semoga artikel ini bermanfaat dan silahkan di sharing untuk tujuan Non Komersial dengan mencantumkan linkback ke artikel ini.

Jika bermanfaat silahkan di share ke Facebook, Twitter, dan Instagram kamu.

Jangan lupa mention akun Instagram kami @epadi_id atau mention akun FB kami di @epadi.hosting atau boleh juga mention akun Twitter kami di @epadicom

Terima Kasih ya sudah berkunjung di situs kami.

Cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite

Cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite seperti AfterLogic Pro PHP

Pada dasarnya fitur cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite hanya dapat dilakukan pada versi Afterlogic Webmail Pro PHP, namun kita dapat melakukan sedikit modifikasi script melalui file manager untuk menyisipkan logo pada tampilan Webmail Lite yang kita gunakan.

Berikut ini penjelasan lengkap cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite menjadi seperti tampilan AfterLogic Webmail Pro PHP

Buatlah logo yang akan Anda gunakan untuk membuat menarik tampilan webmail client Anda dengan ukuran file logo yang direkomendasikan:
Width : 125 px
Height : 95 px

Buka file /skins/Default/styles.css
.login_panel .header .icon:before {
content: "\e63c";
display: inline-block;
vertical-align: middle;
font-size: 140px;
height: 100%;
width: 100%;
margin-top: -20px;
color: #D7D3C8;
text-shadow: 0 1px 0 #ffffff, 0 -1px 0 #b4afa0, -1px -1px #d2c6a5;
}

Hapus atau beri tanda comment pada baris:
content: "\e63c";

Beri tanda comment pada baris content, sehingga Hasilnya:
.login_panel .header .icon:before {
/* content: "\e63c"; */
display: inline-block;
vertical-align: middle;
font-size: 140px;
height: 100%;
width: 100%;
margin-top: -20px;
color: #D7D3C8;
text-shadow: 0 1px 0 #ffffff, 0 -1px 0 #b4afa0, -1px -1px #d2c6a5;
}

Langkah cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite selanjutnya adalah cari baris:
.login_panel .header .icon {
height: 95px;
width: 130px;
}

Tambahkan baris code background-image yang disertai dengan URL lokasi logo yang ingin Anda gunakan:
.login_panel .header .icon {
height: 81px;
width: 95px;
background-image: url(lokasi_url_image.png);
}

Simpan perubahan.

Mengganti logo pada webmail lite sudah selesai, untuk melihat hasil perubahan silahkan refresh tampilan webmail Anda.

Jika Anda berlangganan layanan Email Hosting Murah ditempat kami, silahkan menghubungi staff kami untuk mendapatkan bantuan untuk ganti Logo tampilan webmail client Anda, GRATIS!.

Demikian tutorial cara ganti logo AfterLogic Webmail Lite untuk memperindah tampilan webmail Anda. Semoga bermanfaat dan jika bermaksud untuk sharing ke blog Anda, harap mencantumkan link ke website kami.

Ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan tentang artikel ini? Tuliskan komentar kamu di bawah atau bagikan posting ini di Facebook, Twitter, dan media sosial kamu.

Contact Us Now!

Perlu bantuan dan pertanyaan terkait produk dan layanan kami? Team kami siap membantu Anda 24×7

Chat via WhatsApp

0811682661

Hubungi via Telp.

0811682661

Kirim Tiket Support

Contact Us